Saya membantu orang tua memahami, lembaga merancang, dan bisnis membangun produk yang benar-benar berpihak pada anak — dimulai dari observasi, bukan asumsi.
Pendiri Ziel Group · Ziel Kids Club · Sekolah Alam Montessori
Mengapa saya di sini
"Anak tidak membutuhkan pengalaman yang sempurna. Mereka membutuhkan kesempatan untuk mencoba."
Saya percaya perkembangan anak dimulai dari pemahaman, bukan tekanan. Selama bertahun-tahun mendampingi keluarga — dari penyewaan kebutuhan anak, kelas stimulasi, hingga sekolah Montessori — satu hal yang terus saya lihat: orang tua tidak kekurangan cinta. Mereka sering kekurangan cara untuk menerjemahkan cinta itu menjadi keputusan yang tepat.
Sering kali kita sibuk memperbaiki perilaku anak, tapi lupa melihat orang dewasa dan lingkungan tempat anak itu bertumbuh.
Layanan
Memahami anak apa adanya, lalu memberi orang tua insight yang bisa diterjemahkan ke rumah — bukan daftar aktivitas tanpa alasan.
Membantu lembaga berpindah dari "menyelesaikan aktivitas" menjadi "membaca anak" — melalui kurikulum, sistem observasi, dan guru yang mengamati, bukan sekadar memfasilitasi.
Membantu brand anak membangun produk dan narasi yang selaras dengan perkembangan — bukan sekadar "mainan lucu", tapi media yang relevan dengan tahap anak.
Galeri
Suasana kelas & stimulasi
Observasi perkembangan
Aktivitas perkembangan
Kelas & lingkungan belajar
Momen belajar mandiri
Eksplorasi sensorik
Aktivitas Montessori
Kegiatan outdoor & alam
Interaksi orang tua & anak
Kelas Ziel Kids Club
Prepared environment
Prinsip
Anak diajak, bukan dipaksa. Guru dan orang tua belajar mengamati kesiapan, bukan mengejar target.
Regulasi emosi dulu, baru perkembangan bisa berjalan. Anak yang tenang adalah anak yang siap belajar.
Perilaku bukan identitas. Setiap perilaku adalah informasi — tugas kita mencari kebutuhan di baliknya.
Pengalaman nyata sebelum teori. Bergerak adalah belajar. Anak menemukan lewat tangan dan tubuhnya dulu.
Batasan yang jujur
Saya tidak mendiagnosis. Yang saya lakukan adalah observasi, edukasi, stimulasi, dan pendampingan non-klinis. Jika sebuah kasus membutuhkan diagnosis atau intervensi klinis, saya akan mengarahkan Anda ke profesional yang tepat — bukan menebak-nebak.
Perjalanan
Memulai penyewaan kebutuhan anak. Dari sini saya bertemu ribuan keluarga — dan mulai melihat pola yang sama.
Membangun pusat stimulasi dan perkembangan anak, lalu sekolah Montessori berbasis alam.
Menggabungkan pengalaman founder, ibu, dan pendidik menjadi satu perspektif yang utuh tentang anak.
Tanya Jawab
Setiap anak punya ritme masing-masing, tapi secara umum anak usia 2 tahun sudah bisa mengucapkan sekitar 50 kata dan mulai menggabungkan 2 kata. Jika buah hati Anda belum mencapai tahap ini, tidak perlu panik — tetapi observasi perkembangan bisa membantu melihat apakah ada faktor lingkungan, sensorik, atau pendengaran yang memengaruhi. Saya tidak mendiagnosis, tapi dapat membantu Anda mengenali pola dan memberikan rekomendasi stimulasi yang sesuai tahap.
Sensory play biasa umumnya berfokus pada eksplorasi tekstur dan bahan. Di ZKC, setiap aktivitas dirancang dengan tujuan perkembangan yang spesifik — apakah itu melatih keseimbangan (vestibular), kesadaran tubuh (proprioceptive), atau regulasi sensorik. Semua kegiatan ditempatkan dalam prepared environment dan diamati oleh guru untuk menyesuaikan stimulasi dengan kebutuhan masing-masing anak. Bukan sekadar bermain, tapi bermain yang disengaja.
Montessori bisa dimulai sejak bayi, bahkan sejak usia 2–3 bulan dengan prinsip follow the child. Namun secara umum, program Montessori secara formal biasanya dimulai di usia 18 bulan (Toddler Community) dan 3–6 tahun (Casa). Yang lebih penting dari usia adalah kesiapan anak — apakah ia menunjukkan ketertarikan pada aktivitas mandiri, mampu fokus dalam waktu singkat, dan nyaman dalam lingkungan yang terstruktur namun bebas memilih.
Anak bergerak adalah anak yang belajar. Kesulitan fokus bisa disebabkan banyak hal: kebutuhan sensorik yang belum terpenuhi, lingkungan yang terlalu stimulus, atau tahap perkembangan yang wajar. Sebelum menyimpulkan ada masalah, perlu dibedakan apakah ini pola umum atau sudah mengganggu fungsi sehari-hari. Observasi perkembangan dapat membantu memetakan pola perilaku anak secara objektif — apakah ini soal regulasi, sensorik, lingkungan, atau hal lain. Jika ada indikasi klinis, saya akan merekomendasikan rujukan ke profesional terkait.
Observasi perkembangan adalah proses mengamati anak secara sistematis dalam prepared environment — bagaimana ia bergerak, bermain, berinteraksi, merespons stimulus, dan mengatur dirinya. Prosesnya dimulai dengan intake (diskusi awal dengan orang tua), lalu sesi observasi langsung, dilanjutkan dengan parent insight di mana saya membagikan temuan dan rekomendasi. Hasilnya bukan diagnosis, melainkan potret perkembangan yang bisa menjadi acuan stimulasi di rumah maupun di kelas.
Psikolog anak memiliki kewenangan klinis untuk melakukan diagnosis dan terapi. Sedangkan saya seorang child development practitioner — saya melakukan observasi, edukasi, stimulasi, dan pendampingan non-klinis. Saya tidak mendiagnosis gangguan perkembangan, tetapi saya dapat membantu orang tua dan lembaga memahami pola perkembangan anak, memberikan rekomendasi stimulasi, dan bila ditemukan tanda yang membutuhkan penanganan klinis, saya akan mengarahkan Anda ke psikolog atau profesional medis yang tepat. Keduanya saling melengkapi, bukan bersaing.
Kontak
Bukan dari asumsi. Ceritakan apa yang Anda amati pada anak Anda, kelas Anda, atau produk Anda — kita mulai dari sana.
Jadwalkan KonsultasiEmail: ayunajiba@gmail.com · WhatsApp: +62 857-8478-4874 · Malang, Indonesia